Hikmah Pagi

Ada Allah yang menggerakan kita dalam pagi. Akhir-akhir ini sering bangun terlambat, tetapi hari ini tubuh dengan mudah terbangun dan diringankan langkah menuju kamar mandi.

Hari ini harus follow up. Satu sisi merasa tidak nyaman karena harus berangkat pagi sekali, apalagi dengan asam lambung yang sedang tinggi, membuat mual-mual, tidak bersahabat. Pikiran yang lain mengingatkan, jika kita ingin menjadi orang yang lebih bermanfaat, kita harus mau menggerakkan kaki kita. Apalagi sebagai seorang calon dokter, follow up adalah kegiatan yang menjadi wujud dari kewajiban dokter kepada pasien yakni care. Apabila saya menjadi pasien pun, akan senang sekali jika dokter memantau perkembangan saya, kemudian menyatakan saya sudah sehat dan akan segera pulang ke rumah.

Sebuah renungan, agar kita dapat menilai sesuatu dari berbagai sudut pandang. Karena kelak kita akan mendapatkan hikmah dari setiap kejadian.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s