MITOS 3 WAKTU DILARANG MANDI

Saat membaca sebuah artikel dari sebuah akun, saya cukup tergelitik karena begitu banyak orang yang percaya dengan tulisan tersebut. Padahal jelas-jelas tidak ilmiah sama sekali. Oleh karena itu, saya mencoba memaparkan dimana letak ketidaklogisan mitos-mitos tersebut. Monggo~

3 WAKTU DILARANG MANDI

A. 30 Minit Setelah Solat Asar.
B. Setelah Maghrib.
C. Setelah Isya’ sehingga pukul 12 malam.

Penjelasan ngarangnya dimana:

A. 30 minit setelah solat asar itu adalah waktu dimana darah didalam diri kita ketika itu sedang panas, jika kita mandi ketika itu, akan menyebabkan badan menjadi lelah dan penat untuk melakukan perkerjaan

Mengapa salah?Tubuh berusaha mempertahankan suhu normal(36.5-37.5 derajat). Ketika udara dingin, tubuh  mulai melakukan mekanisme untuk mencegah pengeluaran panas tubuh, seperti membuat bulu kuduk berdiri dan juga membuat kita menggigil. Saat udara panas, tubuh membuka pori-pori dan menyesuaikan suhu dengan mengeluarkan panas melalui keringat. Ketika darah kita panas (>37.5), artinya kita sedang demam. Tidak apa jika tidak mandi. Tetapi setiap hari suhu tubuh selalu diusahakan optimal, kecuali ketika sakit tadi. Mau jam 2 pagi atau jam 4 sore, suhu tubuh harus tetap normal agar sel-sel bisa mempertahankan metabolisme.
Ketika sore hari, tubuh memang sudah lelah karena pekerjaan. Ketika mandi, tubuh akan lebih relax dan nyaman untuk beristirahat. Jangan sampai menumbalkan mandi sebagai penyebab lelah.

B. Jantung kita setelah maghrib sudah mulai lemah untuk melakukan perkerjaan. Jadi, kajian menunjukkan bahwa ketika ini jika kita mandi akan menyebabkan paru-paru boleh dimasuki air dan boleh menyebabkan paru-paru basah.

Mengapa salah?jika jantung melemah, artinya ada yang tidak beres dengan jantung kita. Namun, ketika malam hari, sistem parasimpatis mulai bekerja, menyebabkan penurunan tekanan darah, nadi dan juga frekuensi nafas sehingga tubuh mulai relax dan akhirnya tertidur. Saat itu jantung tetap bekerja karena sistem tubuh tetap aktif untuk mempertahankan metabolisme tubuh.

Paru-paru basah: paru-paru berisi cairan eksudat (sekret) akibat inflamasi yang terjadi di paru-paru. Jadi kalau mandi di sebelah orang yang sakit paru-paru basah(pneumoni), lalu dia memandikan kita dengan batuk-batuknya kita bisa terkena paru-paru basah.

Ketika masuk air ke saluran pernafasan, tubuh akan berusaha mengeluarkan air tesebut dengan refleks batuk, contohnya ketika tersedak. (tersedak air sedikit saja kita batuk-batuk, masa sih kemasukan air yang banyak kita masih sehat wal’afiat).

Kecuali memang kita sengaja memasukkan air ke paru-paru melalui trakea ya. Insha Allah tewas. Tapi ketika mandi yang kena air kan permukaan luar saja. Sebelum masuk ke paru-paru dari luar ada kulit sebagai barrier, lalu otot. Jadi tidak semudah itu tembus ke paru-paru 

C. Setelah solat isya, ini saatnya jantung kita berhenti dan melakukan istirahat, jika mandi ketika ini akan menyebabkan kerosakan jantung akibat kemasukan air.

Sebaiknya mandi setelah 1 jam dari jam 12 malam. Antara pukul 2 – 3 pagi, itu akan lebih memberikan energy kepada badan seperti mana bateri yang telah lemah di cas semula.

Mengapa salah? Jantung tidak pernah berhenti bekerja. Jika jantung berhenti bekerja, kita tidak akan bisa bernafas. Jantung juga setiap hari memang kemasukan air (dalam bentuk darah). Setiap hari jantung memompa darah ke paru-paru dan seluruh tubuh. Selain itu jantung juga disuplai oleh darah (air) agar tetap bisa menjalankan fungsinya. Lalu, ketika kita mandi jam 2 pagi, jelas saja kita akan merasa “melek” karena saat itu jantung akan bekerja lebih dari biasanya, agar tubuh tetap hangat. Dampak lain dari kerja jantung tersebut adalah, meningkatnya suplai oksigen ke jaringan. Sehingga tubuh menjadi segar.

Advertisements

Digest and Swallow It

image

Jempol Idung vs Kaki bayi prematur 800 gr

Berencana tentang masa depan itu perlu, tetapi jangan lupakan hari ini.

Bisa jadi ketika waktu dzuhur, itulah waktu dzuhur kita yang terakhir. Bisa saja waktu hidup kita tidak sampai dengan ashar.

Menjadi Bahagia

Ketika pikiran saya sangat kalut, tiba-tiba saya melihat seorang residen yang sedang kelelahan dengan muka sangat stres. Tiba-tiba saya tersenyum, jika kelak saya ambil residensi, saya akan ambil bagian yang membuat saya bahagia atau minimal membuat orang lain bahagia. Tentu saja bahagia mendapatkan manfaat dari ilmu yang saya punya.

Hidup ini singkat, saya tidak ingin mencari kebahagiaan. Bagi saya itu terlalu sulit. Saya ingin menjadi bahagia.

image

Saat punya keinginan yang tinggi, terasa sekali sedang berada di titik paling lemah. Tapi justru saat seperti itu yang membuat kita semakin dekat dengan Allah.

Harapan, ketakutan, keyakinan, keraguan, keinginan semua dirasakan dalam satu waktu membuat diri ini.. Duh…
Tapi itulah nikmat Allah..

Idung tahu Allah sedang menguji agar Idung bisa keluar dari zona nyaman. Banyak hal yang Idung bisa lakukan, tapi Idung ga pernah mendorong diri untuk bergerak lebih. Ya Allah.. Semoga Idung kuat..

Bismillah..

Magerrunner Info

image

Saat keadaan resting, otot memerlukan asam lemak sebagai bahan energi. Ketika berolahraga dengan intensitas sedang-tinggi, otot memerlukan glukosa (gula) sebagai bahan energi. Setelah berolahraga, tubuh mulai kekurangan gula dan mengirimkan signal berupa rasa “lapar”. Salah satu contohnya, sehabis berenang atau lari kita akan merasa sangat lapar.

Ayah

image

Mendadak terlintas, apa jadinya hidup saya tanpa ayah?

Saya baru mengenal Ayah pada usia 17 tahun, ketika akhirnya mama memutuskan untuk menikah dengan ayah.

Entah bagaimana jadinya hidup saya tanpa ayah?

Saya akan kehilangan teman berdiskusi dan berdebat. Mungkin dunia tidak akan ramai dan menyenangkan lagi.

Mendadak saya termenung. Jika tidak ada ayah, mungkin saya tidak akan masuk kedokteran. Mungkin saya tidak akan memiliki rasa percaya diri untuk mencapai segala tujuan. Disaat tidak ada satupun orang yang yakin saya mampu lulus, ayahlah yang selalu mendukung. Ayah yang memberikan dukungan dan kepercayaan.

Disaat kemungkinan lulus menipis, Ayah bilang, tidak apa-apa, masuk kedokteran swasta saja, Ayah dan mama akan menabung.

Saat akhirnya saya lulus, betapa bahagianya bisa datang bersama Ayah mengunjungi kampus. Betapa bahagianya uang tabungan Ayah tidak perlu masuk ke kantong universitas swasta. Senang sekali hari itu pergi diantar ayah.

Entahlah bagaimana jadinya hidup saya tanpa ayah? Ujian-ujian di kedokteran selalu membuat saya frustasi dan down. Saya akan menelepon Ayah lalu menangis terisak. Suara ayah selalu jadi bagian paling menenangkan.

Maaf anak ayah yang perempuan ini bukan seorang penurut.

Ketika ingin meminta izin untuk pergi dengan teman, dibandingkan mendengar kekhawatiran mama yang tiada akhir, saya lebih memilih untuk meminta izin pada ayah. Bicara jujur tanpa sembunyi-sembunyi pada ayah selalu menenangkan.

Entahlah bagaimana jadinya hidup saya tanpa ayah?

Ketika saya beranjak dewasa, kebutuhan untuk berdiskusi begitu meningkat. Ayahlah yang selalu menjadi solusi atau kadang pengingat jika ada pertimbangan yang luput dari pikiran.

Ayah pun selalu bisa dijadikan teman ketika bicara mengenai masa depan, baik mengenai karir ataupun jodoh. Ayah selalu jadi laki-laki paling gentle yang tidak ingin anak perempuannya disakiti laki-laki. Ayah pula lah yang banyak memberikan kisi-kisi mengenai isi pikiran dan bagaimana memperlakukan laki-laki.

Betapa beruntungnya saya memiliki ayah. Ayah selalu menjadi tempat saya bergantung.

Maaf ayah, Icha belum bisa membalas kebaikan ayah. 😦

Betapa beruntungnya.. Memiliki teman yang bisa dipercaya, menjadi teman berdebat, berdiskusi, dan teman tertawa.

Icha baru sadar, baru pertama kali Icha menemukan orang yang benar-benar memahami Icha.. Ayah tahu sekali jalan pikiran Icha, keras kepalanya Icha, dan bagaimana menyikapi berbagai ide Icha yang random.

Bicara dengan ayah selalu melegakan. Jika tidak ada ayah, Icha tidak tahu harus berbicara kepada siapa?

Terima kasih banyak ayah, selalu ada untuk Icha
Terima kasih telah menjadi ayah Icha

Cin+a

image

Cinta adalah sapa yang menghapus jarak
Cinta adalah tawa atau nasehat-nasehat kecut penuh kepedulian
Cinta adalah usaha, perlu bergerak menghampiri
Kadang energinya terlalu menyala, kadang lemah hilang daya
Tidak butuh banyak alasan untuk bisa berkumpul, menghabiskan makanan sembari berbicara tentang dunia
Meski dunia jodoh masih menjadi rahasia langit

Mbasel, nyoning, ndep, reun, iki, ridha, cungs..Semoga tawa dan peduli kita akan tetap muda menyala

Sharing (Taubat) Koas Anestesi

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat untuk orang-orang yang sudah kecemplung basah di kedokteran atau sedang berusaha keluar tapi kemungkinan untuk keluar dalam waktu dekat tidak bisa, dan untuk orang-orang yang mempertanyakan takdirnya di kedokteran. Bagi profesi di luar kedokteran, semoga bisa menjadi renungan, agar kita mampu melihat sudut lain mengenai profesi yang sedang dijalani. Agar kita tidak melulu mengeluh betapa tidak sesuainya jurusan dengan passion yang kita miliki. Kita akan bicara tentang menjadi seseorang yang dewasa, yang mempertanggungjawabkan setiap keputusan yang diambil. Dan kita tidak lagi menjadi orang yang hanya mampu berbicara dan mengeluh, tapi kita mencoba membuat tindakan-tindakan dan perubahan-perubahan yang lebih bermakna.
Continue reading