Stasiun

Aku sedang duduk di stasiun menunggu kereta yang datang. Aku jadi teringat ucapanmu sebelum aku pergi.

“Nanti kaya di ftv loh Din, ketemu mas – mas di desa. Terus cinlok.”

Sebenarnya semua selalu tentangmu Dee. Begitulah, mungkin yang jauh memang lebih mudah terlihat, dibandingkan gajah yang berada di pelupuk mata.

Kereta ku datang.

Sampai jumpa di lain kesempatan, Dee.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s