Lima Perkara Sebelum Lima Perkara

Pengajian rutin mingguan Departemen Kedokteran Nuklir RSHS, 4 Maret 2016

Setiap minggu, di kedokteran Nuklir RSHS pasti ada pengajian, mendatangkan ustad gitu. So gaul. Selain di nuklir, di departemen kulit juga ada. Cuma yang ngisi residen ala-ala. Yang Nuklir ustadnya langsung. Keren banget.

Kamis atau Jumat, dari mulai semua konsulen, residen, staf dan koass ikutan kumpul untuk ikutan pengajian. Sang Ustad, bawa seorang asisten. Ustadnya juga full prepare, bawa mic sama speaker yang oke, jadi masalah teknis ga mengganggu jalannya acara. Satu jam yang penuh kebaikan insha Allah.

Bahasan kali ini adalah : Lima Perkara, Sebelum Lima Perkara.

Untuk apa umur kita dihabiskan?

Masa muda digunakan untuk apa?

Harta digunakan untuk apa?

Hidup sebelum mati
Setiap orang pasti akan mati. Tetapi, apa yang dilakukan di dunia yang dinilai oleh Allah. Jadi, apakah yg harus dilakukan selama hidup?
1. Segera bertaubat setiap berdosa
2. Segera menafkahkan harta (sedekah)
3. Segera beramal sholeh
4. Bekerja dengan sungguh-sungguh mencari ridha Allah
5. Berlomba-lomba dalam membuat kebaikan
6. Bersegera kepada petunjuk Allah (Al Quran)

Alquran diturunkan Allah sebagai petunjuk hidup untuk umat muslim. Diturunkannya Al Quran, memberikan efek bagi manusia berupa kewajiban untuk mempelajarinya dan mempertanggungjawabkannya.
– Bertanggungjawab dengan apa yang dipelajari?
– Bertanggungjawab mengapa tidak mempelajari?

Ketakutan yang paling besar di dunia ini sesungguhnya bukan ketakutan karena kehilangan harta atau yang lainnya, melainkan ketakutan karena kita tidak bersegera mempelajari Alquran, tidak berdoa kepada Allah ingin mengetahui isi Alquran.

“Allah akan meminta pertanggungjawaban kita untuk mempelajari Al Quran.” (QS 43:44)

Masa sehat sebelum sakit
“Mukmin.yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan..” (HR.Muslim)

Kenapa manusia diberi ujian berupa penyakit?
1. Menunjukkan kemutlakan kekuasaan Allah tehadap manusia
2. Melihat mana mukmin sejati dan mana yang munafik

Sakit –> mengeluh –> tergesa-gesa
3. Menghapus dosa dan mengangkat derajat seorang hamba

Syarat untuk mendapatkan ampunan dosa ketika sakit adalah : SABAR (QS 11:11)

Sabar dan takwa. Bersabar dan terus bertakwa dengan berikhtiar.

4. Membentuk dan menempa kepribadiannya sehingga benar-benar menjadi hamba Allah

Dalam hal apa saja manusia harus bersabar?
– Bersabar dalam menjalankan segala perintah Allah dengan terus menerus sampai ajal tiba (QS 76: 23-24)

– Bersabar terhadap sikap dan perilaku orang lain dan bersabar dalam menolak kejahatan ( QS 16: 41-42 ;

Mindset sabar : QS 64:14
Sabar bukan hanya dengan berdiam diri dan mengelus dada. Orang bertakwa bersabar dengan: menahan amarah dan memaafkan orang lain

– Bersabar dalam mengajak berbuat baik kepada sesama manhsia dengan tidak memaksakan kehendak

– Bersabar dalam menghadapi ujian hidup

Masa Luang Sebelum Masa Sibukmu

Masa Mudamu sebelum masa Tuamu

Waktu terus berjalan dan tidak bisa berhenti.

Masa Kayamu Sebelum Miskinmu
“Bukanlah kekayaan itu diukur dengan limpahan kekayaan dunia. Tetapi kekayaan itu adalah kayanya hati.”

“Siapakah orang yang kaya hati? Orang yang bermanfaat bagi orang lain. ”
(QS 9: 34)

Mudah-mudahan resumenya bermanfaat. Dan semoga bisa menjadi inspirasi agar setiap departemen ataupun klinik punya sesi pengajian juga.

Sesungguhnya, ilmu itu harus dibarengi dengan iman. Karena ilmu tanpa iman itu sesat. (dr.Reza dengan logat bataknya)

Wassalam .

image

Sumber gambar: ikaseptiyasari.wordpress.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s