Sungguh, beserta kesulitan ada kemudahan
Sungguh, beserta kesulitan ada kemudahan
Apabila telah selesai mengerjakan suatu urusan, maka tetaplah bekerja keras untuk urusan berikutnya
(QS 9 : 5 – 7)

Lega beres ujian mata, tapi masih ada stase IPD, masih ada kompre, UKDI dan yang lainnya. Semangat!!

You Barely Talk

This story happened in my own mind.

“I just wanna thank you.” I said
“What for?” You curled your eyebrow, confused.
“For everything.” You still looked at me, so awkward.

I was born being a bossy girl. I thought that I could and I must get everything. And I want everybody to agree with me. So you just came, barely talk. You taught me that we should make our decision for us, not only for you or me. You make me happy irrationally. 

So you just came, and barely talk.
Once you said that everything is going to be OK. You just asked me a thing, “Learn well, so you could be a good doctor!”

So you just came and barely talk. For me, that is a very sweet compliment. I thought that was a sign that you believe in me. You believe that I could give everything and I could force myself to the limit because you know well that I want us to live happily together in Jannah.

Thank you, never asked me to become a beautiful woman who could touch up and make up in front of you.
Never asked me to be a good teacher for our future children.
Never forced me and said I should good in math and in another subject so I could teach our children.
Never asked I should be a photogenic so you could show off my beautiful photo.

Thank you for every compliment you gave. You did not critique my blurred profile picture, my stupidity, my shiny face after a long day duty.

You just came, and barely talk. You just came and always stay even sometimes we live apart. Thank you for believing in me, in us, even you never say that. You just barely talk and love me unconditionally. 

Stase Mata

image

Stase mata adalah stase yang benar-benar baru. Kalau ga baca ya ga bisa. Mirip stase kulit sih, ada tanda-tanda spesifik yang harus kita lihat dan tahu nama tandanya apa, khas banget deh. Babak belur banget di mata. Haha. Jika saya analogikan, bagi saya ilmu IPD ibarat matematika, sedangkan mata adalah biologi. Ga baca ya elo ga bisa. Ga ngapalin ya elo mana bakal inget. Yang jelas ya, stase-stase hapalan mati ini bukan tipe saya banget. Hahaa. Sumpah susah banget ngapalin nama-namanya. Hahahaa. Ampuun kaaak!!

Tapi saya dapet pelajar berharga banget, setelah bertemu dr. Emmy Dwi S, SpM.

1. Beliau cantik banget dan merawat diri meski umurnya udah 35++ (eh salah fokus)
2. Berdedikasi banget untuk mengajar dan mentransfer ilmu. Sampe rela ngajar kami sampe pulang sore terus
3. Sangat menjunjung tinggi etika, sopan sekali dengan pasien
4. Rajin dan detail. Wajar sekali beliau langsung jadi konsulen di RS Cicendo. Rajinnya cuy.. Belajarnya sungguh-sungguh banget
5. Orangnya baik dan ga pundungan. Kadang ya kami suka blunder apalah atau kebodohan kami terlalu parah di depan beliau, tapi tetap dibimbing dengan baik

Walau saya males jadi dokter mata karena kalau di OK itu bajunya ngutung which is bikin aurat keliatan, insha Allah ilmu dan keteladanan dari beliau akan menjadi bekal untuk kehidupan saya kini dan kelak. Semoga Allah senantiasa membalas kebaikan beliau dan semoga ilmu dari beliau dapat menjadi amal yang tidak terputus. Amin..

Unpredictable Conversation

Ketika Le melewati ujung jalan Makmur ke arah Cipaganti, tak kuasa perut sudah kerucuk-kerucuk. Apa daya, mampir dulu lah ke warung pecel lele yang juga menjual ayam, bebek, dan soto. :p

Masnya nanya, “Masih sekolah neng? Neng seumur kali ya sama anak saya?”

“Anak mas umur berapa? Saya umurnya 23. Masih keliatan muda ya? Hehe.” Jawab saya.

Percakapan kami mungkin hanya sedikit. Tapi ada beberapa hal yang “ngena” banget. Randomly he asked me, “Neng mama tahu kan nanti Neng pulangnya telat? Ibu loh.. Kan Ibu itu khawatirnya beda. Tapi barangkali kemudahan kita sekarang itu akibat kebaikan Ibu kita sama orang lain.” Satu temannya menambahkan, “Jangankan Ibu ya Neng. Bapak juga kalau ke anak khawatir banget.”

“Iya juga ya mas. Kadang ga kepikir kebaikan kok datengnya dari mana aja. Masnya orang mana?” Tanya saya.

“Saya sih Tegal, kalo temen saya asli Surabaya. Ga tahu kenapa jalannya kita ketemu di perantauan. Kaya sekarang aja ketemu Neng. Allah memang luar biasa.”

Speechless dong dengernya.. Beliau dengan keadaannya yang sederhana tapi mensyukuri hal-hal yang kita anggap sepele. Beliau juga sangat mengimani kebesaran Allah. Semoga Allah memberikan rizki dan keselamatan dunia akhirat untuk mereka. Amin..

Udang di Balik Tepung

Dibalik hal-hal menyebalkan:
1. Setiap hari bangun harus jam 3.30 kalau mau persiapan pagi enggak grasak-grusuk. (efek lagi ga ngekos tapi harus dateng pagi banget)

Kesel kan, otomatis karena harus bangun pagi, tidur juga harus ekstra lebih awal. Anak kedokteran tidur jam 9? Mau ngelawak? Duh.. Tapi ini terjadi di stase ini ya. Tidur harus cepet karena lelah aktivitas harian ditambah harus bangun pagi.

Tapi seneng banget loh, biasanya suka susah kan bangun awal banget. Sekarang minimal bisa shalat 1/3 malam atau paling enggak karena shalat subuh ga sambil hectic jadi bisa rawatib dulu dengan tenang. Alhamdulillah.

2. Kegiatan super padat, tapi bagus banget hidup jadi super teratur.
Mulai poli sekitar jam 9 –> kalo ga mager mau shalat dulu bisa.
Istirahat tepat jam 12-13 –> dipake makan siang banyak banget saking lapernya. Bahkan ngunyah udah ga pake dinikmati lagi. Sisa waktunya dipake shalat, terus lanjut kegiatan lagi.
Beres poli jam 16 –> cepet-cepet shalat lagi sebelum jaga atau sebelum ada bimbingan yang akan bikin bablas shalat.

Di sini kegiatan serba hectic dan bikin mepet, tapi ya disitu challenge dan ladang kita buat cari-cari kesempatan dalam kesempitan.

3. Emosi lahir bathin
Stres banget karena “birokrasi” yang membuat emosi jiwa raga tapi menyebabkan:
a. Peningkatan nafsu makan –> which is good for health.
b. Hidup yang lebih teratur, tidur lebih teratur
c. Refleks meningkat, jadi super gesit super sigap
d. Energi yang cukup untuk meruntuhkan gedung RSHS. Arggggg!!
e. Peningkatan kekompakan dalam kelompok

Stase yang indah, tapi tidak untuk diulang. Bahaya, emosinya negatif banget bisa dipake ngerebus bayi. Lol.