Kepada Kakak

Ibu sekarang sedang memikirkan kamu.

Kakak, maaf ibu belum bisa menjadi contoh yang baik. Maaf ibu masih terlalu banyak tidur, masih jajan sembarangan, masih makan semaunya. Padahal ibu ingin menjadi figur teladan untuk kakak dan adik-adik.

Ketika ibu malas belajar, malas sekolah, ibu ingat ingin kakak jadi orang yang terpelajar. Apa pantas seorang yang malas mengingatkan orang lain untuk belajar? Kakak, entah apa kita akan bertemu di dunia ini atau tidak. Yang pasti ibu tahu Allah tidak akan menitipkan kakak pada seseorang yang belum siap.

Kakak, bisakah kakak lebih sabar karena ibu masih terseok-seok dengan amalan yaumi ibu yang masih cacat? Padahal ibu ingin menjadi guru mengaji kakak. Semoga ketika kita bertemu, akan berlipat lagi semangat kita belajar. Sekarang, doakan agar ibu semakin giat belajar agar menjadi guru yang baik untuk kakak.

Kakak di sana mendengar ibu kan?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s