Teruntuk Guru-Guru Kami

Saya mengerti mengapa dokter-dokter yang baik selalu menyebut, “kata guru-guru kami…”. Dokter yang baik merupakan hasil didikan guru yang baik. Dokter yang menjadi guru yang baik akan menghasilkan dokter-dokter yang baik.

Dokter Andri dan dokter Fedry mengatakan, “Kami paling tidak akan memastikan agar adik-adik kami tidak dibiarkan bodoh. Karena di masa depan nanti, kami lah yang akan menggantikan mereka.”

Ketika satu dua kali bertemu dengan dokter senior yang tidak suka dengan keberadaan koass, merasa terganggu, melempar kami dari satu poli ke bagian poli lain. Melempar kami dari satu dokter ke dokter lain, kami akan selalu ingat jika kami merupakan harapan di masa depan. Kami akan selalu ingat ada guru-guru yang telah tulus memberikan ilmunya untuk kami. Kami yang hanya kaleng-kaleng kerupuk ini akan memiliki peran menggantikan mereka.

Kelak ketika kami telah menjadi dokter, semoga ilmu dari guru-guru kami dapat terus kami amalkan, kami turunkan ilmunya. Pelajaran hari ini adalah : jangan merasa besar, jangan pernah pelit untuk memberikan ilmu yang bermanfaat untuk orang lain.

Sekarang saya mengerti, meski belajar di RSHS sangat terbatas, ternyata saya sudah puluhan kali mengikuti workshop mahal, dengan guru-guru hebat yang tulus mentransfer ilmu untuk anak didiknya.

Terima kasih banyak dok! Semoga kelak menjadi amal ibadah yang tidak terputus.

#Puasa harus sabar, jangan lupa bersyukur dengan apa yang selama ini di dapat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s