Ambang

Batas antara percaya atau tidak

Batas antara bangun dan jatuh

Batas antara keraguan dan harapan

Antara, yang jaraknya hanya sejengkal

Hujan gelisah jatuh setitik demi setitik melubangi perasaan

Ambang

Aku hampir jatuh, tanpa penyangga

Hingga akhirnya banyak doa – doa bahu membahu sampai ke langit

Eskoriasi mulai regenerasi

Tapi Ambang tetaplah menjadi Ambang, tidak gentar

Mengapa begitu?

Katanya, agar tetap dekat jarak resah dan sajadah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s