Hikmah Sederhana

Saya sedang membeli lauk di pedagang keliling yang biasa mampir ke puskesmas, “Mbak, ini semua dibikin terus dijualin sendiri?”

“Iyalah Neng!” Kata Mbak penjual sambil tersenyum.

Setelah Mbak penjual pergi mama bilang, “Ca, orang itu mau cari uang kerja keras. Makanya kita juga harus sungguh-sungguh.”

Banyak hal yang saya teladani dari Ibu Suri, Mama saya yang kadang galak dan sering ngomel-ngomel itu. Mungkin karena menjelang menopause Mama menjadi lebih sensitif. Tapi saya sadari Mama sekarang semakin bijak ketika ingin menyampaikan pesan untuk anak-anaknya.

Mama mengajarkan agar selalu berbuat baik pada orang lain, bagaimanapun mereka memperlakukan kita. Mungkin dulu banyak kesalahan yang kita lakukan, tapi itu tidak membuat kita menjadi orang yang buruk seterusnya. Kita memiliki hak dan kesempatan dari Allah untuk berubah. Itulah yang saya lihat dari Mama dan ingin saya terapkan pada kehidupan sehari-hari saya. Sudah saatnya kita memaafkan kesalahan diri sendiri di masa lalu dan berusaha membahagiakan orang-orang di sekitar kita mulai sekarang. Insha Allah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s