Bayang Rasa

Bayangkan, pikirkan, kemudian coba rasakan.

Pernah ga sih kamu membayangkan atau paling tidak memikirkan apakah pasangan kamu adalah kelabu seperti yang kamu lihat?

Saat kamu melihat seorang anak kecil berlari, apakah kamu tahu berapa kali Ia pernah jatuh?

Saat seorang anak kecil tertawa, tahukah kamu berapa kali orang tuanya mencoba membuatnya tertawa saat Ia menangis?

Saat seseorang bertemu denganmu, tertawa, dan menjadi dirinya yang terbaik, tahukah betapa banyak ego yang Ia lunturkan, ketakutan yang Ia coba sembunyikan?

Jatuh itu takdir, dan kembali bangkit adalah pilihan. Seseorang yang sering jatuh akan lebih banyak mempersiapkan diri agar tidak jatuh. Mungkin Ia hidup dengan banyak jahitan. Takukah jika seseorang yang hidup dengan banyak jatihan mungkin akan lebih rapuh? Ia hanya terlalu kuat menyembunyikan ketakutannya.

Coba bayangkan, menjadi seseorang dengan segala kehidupannya.
Coba pikirkan, tidak mudah menjadi Ia yang seperti saat ini.
Coba rasakan, menjadi Ia yang seolah terlihat tegar.

Tidak mudah menjadi Ia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s