Untuk Anak Ibu: Kepercayaan 

Kak, semoga Kakak bisa kaya Ayah. Ada modal besar yang diberikan dari Ayah ketika melamar Ibu: Kepercayaan. Ayah ga terlalu perduli berapa mantan Ibu?  Atau apa kata orang tentang Ibu? Komitmen kita diawali dengan : “Kan sekarang aku masa depan kamu.” 

Sampai saat ini Ibu juga sama sekali ga ngerti, “Apa yang kamu suka dari aku? ” Rasanya lebih banyak yang lebih baik dari Ibu. Tapi mungkin jodoh ya gitu, punya jalannya sendiri.

Ayah kamu selalu berusaha bilang I love you, walau mungkin itu aga-aga niru teori di buku yang Ibu juga baca. Wkwk. Before he said that, maybe he didn’t realize that I already felt how much he loves me.  Hehe.

Ayah memberikan Ibu kepercayaan, memberikan Ibu banyak “ruang” untuk aktualisasi diri dan berkarya. Ayah kamu banyak bersabar saat mood Ibu Up and Down. He didn’t leave me but he trusted me and waited. Kepercayaan dari Ayah memberikan banyak ruang untuk Ibu bergerak, banyak kesempatan untuk Ibu belajar. 

Ayah tidak banyak menuntut, walau mungkin super kesal karena ternyata makanan favoritnya itu makanan yang ibu blacklist (cireng dan semua yang dari aci). He proved that he loves me.  Ayah membiarkan Ibu makan banyak dan menggendut, walau sesekali bilang “Kalau turun BB nanti ditraktir.” Pinter. 

Semoga Kakak bisa belajar “pinter-pinternya” Ayah ya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s