Bersamamu

Hari yang akan ku jalani di masa depan mungkin sederhana. Namun, tidak sesederhana itu karena kamu hadir menjadi bagiannya.

Pagi hari, kamu akan melihat diriku yang sebenarnya, rempong. Segala hal harus disiapkan pada saat yang sama dan membuatku harus bergerak kesana kemari seperti setrika. Tapi melihatmu kerepotan memandikan krucil-krucil membuat aku lebih bersemangat lagi.

bronze-capital-citiy-citiy-of-love-eiffel-tower-Favim.com-724668

Kamu selalu bilang jika kita akan mengurus semua bersama, mendidik anak-anak bersama, dan kamu akan selalu ada bersamaku. Kamu tahu? Semua dukunganmu membuat aku merasa menjadi orang paling bahagia di dunia.

Kamu tahu? Betapa aku sangat bahagia ketika kamu mulai berlatih lari diam-diam, karena ingin bisa menemani hobiku berlari. Hal kecil tentangku selalu menjadi hal yang kamu catat dan kamu ingat dalam benak.

Aku tidak pernah malu untuk makan banyak didepanmu. Ah.. merasa diterima itu begitu melegakan, begitu menenangkan.

Ketika aku khawatir bagaimana membuata anak-anak bisa mencintai mesjid kamu bilang, “tenang saja. Kita pasti bisa. Yang penting kita mempelajari ilmunya.”

Memiliki teman untuk berjuang bersama, membuat aku bersyukur dan tidak bisa berkata apa-apa lagi.

Terima kasih, untuk selalu ada, untuk selalu bisa menerima.

Advertisements